Gambaran Limbah Cair pada Tahap Pengolahan Hasil Perikanan di PT Perikanan Indonesia Cabang Ambon

Payapo, Djamalia (2026) Gambaran Limbah Cair pada Tahap Pengolahan Hasil Perikanan di PT Perikanan Indonesia Cabang Ambon. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.

[thumbnail of Cover s.d Abstrak] Text (Cover s.d Abstrak)
Cover s.d Abstrak - Djamalia payapo.pdf

Download (383kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
Bab 1 - Djamalia payapo.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
Bab 2 - Djamalia payapo.pdf
Restricted to Registered users only

Download (366kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
Bab 3 - Djamalia payapo.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Dapus - Djamalia payapo.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
KTI DJAMALIA PAYAPO 3 - Djamalia payapo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Limbah cair merupakan suatu sisa atau buangan dari suatu aktivitas atau kegiatan manusia maupun perindustrian berbentuk cair yang tersuspensi maupun terlarut dalam air. Limbah dari hasil pengolahan ikan masih cukup tinggi, yaitu sekitar sampai 30%. Limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan dapat dibagi menjadi limbah padat dan limbah cair. Limbah cair yang berasal dari aktivitas industri, dapat berdampak negatif pada lingkungan karena dapat mencemari lingkungan, pencemaran industri dapat mengurangi kualitas lingkungan karena masuknya zat-zat pencemar yang dihasilkan ke suatu lingkungan, seperti, tanah, air atau udara.
Tujuan: Mengetahui kadar TSS, pH, BOD, COD, dan amoniak pada limbah cair pengolahan hasil perikanan di PT. Perikanan Indonesia Cabang Ambon.
Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif melalui pemeriksaan laboratorium terhadap parameter TSS, pH, BOD, COD, dan amoniak pada sampel limbah cair dari proses pencucian ikan.
Hasil: Pada bak pencucian 1 dan 2, seluruh parameter memenuhi baku mutu dengan nilai TSS 2–2,4 mg/L, pH 7,06–7,07, BOD 3 mg/L, COD 70–80 mg/L, dan amoniak 0,1507–1,6175 mg/L. Pada outlet, parameter TSS, pH, COD, dan amoniak masih memenuhi baku mutu, sedangkan BOD sebesar 34 mg/L melebihi batas yang ditetapkan (30 mg/L).
Kesimpulan: Parameter TSS, pH, COD, dan amoniak memenuhi baku mutu pada seluruh titik sampel, sedangkan BOD pada outlet tidak memenuhi baku mutu karena melebihi ambang batas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: BOD, COD, TSS, pH, Amoniak
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id
Date Deposited: 17 Jul 2026 06:39
Last Modified: 17 Jul 2026 06:39
URI: https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/334

Actions (login required)

View Item
View Item