Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil yang Mendapatkan Edukasi Gizi di Puskesmas Nania

Hulihulis, Astuti (2026) Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil yang Mendapatkan Edukasi Gizi di Puskesmas Nania. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.

[thumbnail of Cover s.d Abstrak] Text (Cover s.d Abstrak)
ABSTRAK - Astuti Hulihulis.pdf

Download (283kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I pdf - Astuti Hulihulis.pdf

Download (297kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II pdf - Astuti Hulihulis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III pdf - Astuti Hulihulis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (591kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA pdf - Astuti Hulihulis.pdf

Download (372kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
KTI ASTUTI HULIHULIS - Astuti Hulihulis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan masa penting yang membutuhkan pemenuhan gizi seimbang untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil meningkatkan risiko terjadinya masalah gizi seperti Kekurangan Energi Kronik (KEK), anemia, dan bayi berat lahir rendah (BBLR). Data menunjukan prevelensi KEK pada ibu hamil di indonesia sebesar 17,3% pada tahun 2023. Edukasi gizi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Pada penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil yang mendapatkan edukasi gizi di Puskesmas Nania Kecamatan Baguala.
Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 48 ibu hamil. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dari total populasi 92 ibu hamil dari pengambilan data awal. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi. Variabel yang diteliti yaitu tingkat pengetahuan ibu hamil tentang gizi selama kehamilan dan KEK.
Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 19–25 tahun sebanyak 15 orang (31,3%). Sebelum diberikan edukasi gizi, sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 20 orang (41,7%), pengetahuan cukup sebanyak 18 orang (37,5%), dan pengetahuan baik sebanyak 10 orang (20,8%). Setelah diberikan edukasi gizi, tingkat pengetahuan ibu hamil mengalami peningkatan, dimana sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 28 orang (58,3%), pengetahuan cukup sebanyak 15 orang (31,3%), dan pengetahuan kurang sebanyak 5 orang (10,4%).
Kesimpulan: Edukasi gizi dapat meningkatkan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan dan pencegahan KEK. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi secara rutin dan berkelanjutan untuk membantu meningkatkan kesehatan ibu dan janin.
saran: Disarankan agar kegiatan edukasi gizi dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil serta mendukung pencegahan Kekurangan Energi Kronik (KEK).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan, Ibu Hamil, Edukasi Gizi, KEK.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id
Date Deposited: 27 Jul 2026 05:33
Last Modified: 27 Jul 2026 05:33
URI: https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/357

Actions (login required)

View Item
View Item