Tamimu, Fina Indiyati.P (2026) Gambaran Tingkat Konsumsi dengan Status Gizi Balita di Posyandu Telaga Pange Kota Ambon. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.
Sampul - Abstrak - Fina Indiyati.P. Tamimu.pdf
Download (651kB)
BAB 1 - Fina Indiyati.P. Tamimu.pdf
Download (301kB)
BAB II - Fina Indiyati.P. Tamimu.pdf
Restricted to Registered users only
Download (573kB)
BAB III - Fina Indiyati.P. Tamimu.pdf
Restricted to Registered users only
Download (318kB)
Daftar Pustaka - Fina Indiyati.P. Tamimu.pdf
Download (382kB)
KTI - Fina Indiyati.P. Tamimu.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang : Masa balita merupakan periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang memerlukan asupan gizi cukup. Ketidakseimbangan asupan zat gizi dapat menyebabkan masalah gizi seperti stunting, wasting, dan gizi kurang. Data SKI 2023 menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,5%. Di Posyandu Telaga Pange tahun 2025 ditemukan 19,6% balita gizi kurang dan 5,4% balita stunting. Kondisi ini menunjukkan bahwa masalah konsumsi zat gizi makro dan status gizi balita masih perlu mendapat perhatian.
Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat konsumsi dengan status gizi balita di Posyandu Telaga Pange Kota Ambon.
Metode : Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan jumlah sampel 39 balita yang diambil secara total sampling. Data tingkat konsumsi diperoleh melalui recall makanan 3×24 jam, sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan pengukuran antropometri menggunakan indikator BB/U, TB/U, dan BB/TB. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam tabel distribusi frekuensi.
Hasil : Tingkat konsumsi energi sebagian besar berada pada kategori cukup yaitu 21 balita (53,85%), protein kategori lebih sebanyak 37 balita (94,87%), lemak kategori kurang sebanyak 30 balita (76,92%), dan karbohidrat kategori cukup sebanyak 23 balita (58,97%). Status gizi balita mayoritas normal berdasarkan BB/U sebanyak 34 balita (87,18%), TB/U sebanyak 36 balita (92,31%), dan BB/TB sebanyak 37 balita (94,87%), namun masih ditemukan balita dengan berat badan kurang sebanyak 5 balita (12,82%), stunting sebanyak 3 balita (7,69%), dan gizi kurang sebanyak 2 balita (5,13%).
Kesimpulan : Sebagian besar balita memiliki status gizi normal, namun tingkat konsumsi zat gizi masih belum seimbang terutama pada konsumsi lemak dan protein.
Saran : Orang tua diharapkan lebih memperhatikan tingkat konsumsi zat gizi balita dengan memberikan makanan yang beragam dan seimbang sesuai kebutuhan agar status gizi balita tetap optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat Konsumsi, Status Gizi, Balita |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 05:38 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:03 |
| URI: | https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/305 |
