Gambaran Pemberian Asi Eksklusif dan Kejadian Stunting pada Balita Usia 06-24 Bulan di Posyandu Dahlia Desa Laha

Istia, Monalisa (2026) Gambaran Pemberian Asi Eksklusif dan Kejadian Stunting pada Balita Usia 06-24 Bulan di Posyandu Dahlia Desa Laha. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.

[thumbnail of Cover s.d Abstrak] Text (Cover s.d Abstrak)
Cover s.d Abstrak - monalisa istia.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I pdf - monalisa istia.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II pdf - monalisa istia.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III pdf - monalisa istia.pdf
Restricted to Registered users only

Download (141kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Dapus - monalisa istia.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text - monalisa istia.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai dengan panjang badan menurut umur (PB/U) berada di bawah standar normal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian stunting adalah rendahnya pemberian ASI Eksklusif. ASI Eksklusif sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi karena mengandung zat gizi lengkap yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemberian ASI Eksklusif dan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di Posyandu Dahlia Desa Laha
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Total dalam keseluruhan sampel sebanyak 21 sampel penelitian, Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri indeks PB/U.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita tidak mendapatkan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 15 balita (71,43%), sedangkan balita yang mendapatkan ASI Eksklusif sebanyak 6 balita (28,57%). Kejadian stunting ditemukan pada 7 balita (33,34%), sedangkan balita yang tidak Stunting sebanyak 14 balita (66,66%).
Kesimpulan : menunjukkan bahwa cakupan pemberian ASI Eksklusif masih rendah dan kejadian stunting pada balita usia 6–24 bulan masih cukup tinggi. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI Eksklusif sebagai upaya pencegahan stunting.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: ASI Eksklusif, Kejadian Stunting, Balita
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id
Date Deposited: 13 Jul 2026 23:42
Last Modified: 13 Jul 2026 23:42
URI: https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/320

Actions (login required)

View Item
View Item