Gambaran Pola Makan dan Status Gizi Kurang pada Balita 12-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Nania Kota Ambon

Nuraini, Vica (2026) Gambaran Pola Makan dan Status Gizi Kurang pada Balita 12-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Nania Kota Ambon. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.

[thumbnail of Cover s.d Abtsrak] Text (Cover s.d Abtsrak)
Sampul s.d abstrak - Vicanuraini.pdf

Download (628kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I - Vicanuraini.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II - Vicanuraini.pdf
Restricted to Registered users only

Download (558kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III - Vicanuraini.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA - Vicanuraini.pdf

Download (386kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
KARYA TULIS ILMIAH 1 - Vicanuraini.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang : Status gizi kurang pada balita usia 12-59 bulan merupakan kondisi yang terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup baik (protein, lemak, karbohidrat) dalam jangka waktu tertentu, yang mengakibatkan ketidak seimbangan antara kebutuhan dan asupan zat gizinya. nilai Z-score berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) berada pada rentang ≥ -3 SD sampai < -2 SD secara Nasional mencapai 10,4%.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola makan dan status gizi kurang pada balita 12-59 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Nania Kota Ambon.
Metode : Jenis penelitian deskriptif, dengan jumlah sampel sebanyak 30 balita di wilayah kerja Puskesmas Nania Kota Ambon. Data diperoleh melalui metode wawancara menggunakan kuesioner, data yang telah diolah kemudian dianalisis secara dekriptif.
Hasil : Hasil dari penelitian sebagian besar balita berdasarkan jenis makanan baik sebanyak 21 orang ( 70% ), frekuensi baik 24 ( 80%), serta jumlah asupan zat gizi baik, yaitu energi 18 (60%), protein 20 (66,6%), lemak 15 (50%), karbohidrat 23 ( 76,6%). Namun masih terdapat balita dengan asupan kurang pada energi 6 (20%), protein 10 (33,3%), lemak 6 (20%), dan karbohidrat 2 (6,6%). Serta asupan lebih energi 6 (20%), lemak 9 (30%), karbohidrat 5 ( 1,5%).
Kesimpulan : Sebagian besar dari 30 balita yang memiliki asupan makanan yang cukup masih baik serta memiliki jenis makanan baik sebanyak 21 orang ( 70% ), frekuensi makan baik 24 balita ( 80%) masih perlu di perhatikan dalam pemberian makan yang seimbang untuk mencegah status gizi kurang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Lansia, Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id
Date Deposited: 17 Jul 2026 05:48
Last Modified: 17 Jul 2026 05:48
URI: https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/330

Actions (login required)

View Item
View Item