Pengukuran Kapasitas Paru pada Pekerja Mebel R Nania Atas Kecamatan Teluk Baguala Kota Ambon

Husni, Rosdiana (2026) Pengukuran Kapasitas Paru pada Pekerja Mebel R Nania Atas Kecamatan Teluk Baguala Kota Ambon. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.

[thumbnail of Cover s.d Abstrak] Text (Cover s.d Abstrak)
KTI ROS COVER - ABSTRAK - Ros.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
KTI ROS BAB I - Ros.pdf

Download (212kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
KTI ROS BAB II - Ros.pdf
Restricted to Registered users only

Download (303kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
KTI ROS BAB III - Ros.pdf
Restricted to Registered users only

Download (500kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAPUS ROS - Ros.pdf

Download (320kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
KTI ROSDIANA HUSNI - Ros.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang. Penyakit paru akibat kerja merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pajanan bahan berbahaya di lingkungan kerja, seperti debu kayu, yang dapat memengaruhi fungsi paru. Pekerja Mebel berisiko mengalami gangguan fungsi paru akibat paparan debu, masa kerja yang lama, kebiasaan merokok, serta kondisi lingkungan kerja yang kurang memenuhi syarat kesehatan.
Tujuan. Untuk mengetahui bagaimana kapasitas paru pada pekerja Mebel dan faktor yang mempengaruhi.
Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pemeriksaan fungsi paru dilakukan menggunakan spirometri pada 4 pekerja Mebel R Nania Atas, Kecamatan Teluk Baguala, Kota Ambon. Seluruh populasi dijadikan sampel (total sampling). Data diperoleh melalui pemeriksaan spirometri, observasi lapangan, dan kuesioner.
Hasil. Sebagian besar pekerja memiliki fungsi paru normal, sedangkan satu pekerja mengalami gangguan restriktif ringan dengan nilai FVC 65% dan FEV1 69%. Masa kerja responden berkisar antara 2–40 tahun, seluruhnya bekerja 8 jam per hari, dan sebagian besar memiliki kebiasaan merokok. Hasil pengukuran lingkungan kerja menunjukkan suhu ruang produksi sebesar 32,8°C serta kelembaban 66,7% dan 64,6%, yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan kerja.
Kesimpulan. Faktor yang berpotensi memengaruhi fungsi paru meliputi paparan debu kayu, usia, kebiasaan merokok, masa kerja, pengunaan APD, lama paparan riwayat penyakit, sebagian besar pekerja Mebel memiliki kapasitas paru normal, namun ditemukan satu kasus gangguan restriktif ringan dan obstruktif ringan serta kondisi suhu yang tidak memenuhi syarat dan kelembaban lingkungan kerja yang memenuhi syarat kesehatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kapasitas paru, pekerja Mebel, spirometri, suhu, kelembaban
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id
Date Deposited: 27 Jul 2026 01:04
Last Modified: 27 Jul 2026 01:04
URI: https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/348

Actions (login required)

View Item
View Item