Penerapan Nutrition Care Process (NCP) pada Pasien Pneumonia di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon

Ratumurun, Jeny Aneta (2026) Penerapan Nutrition Care Process (NCP) pada Pasien Pneumonia di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.

[thumbnail of Cover s.d Abstrak] Text (Cover s.d Abstrak)
sampul- abstrak - Jeny Ratumurun.pdf

Download (370kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I - Jeny Ratumurun.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II - Jeny Ratumurun.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III - Jeny Ratumurun.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA - Jeny Ratumurun.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Karya Tulis Ilmiah - Jeny Ratumurun.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Pneumonia merupakan infeksi akut parenkim paru yang memicu hipermetabolisme dan meningkatkan risiko malnutrisi. Kasus pneumonia di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon meningkat dari 32 kasus (2023) menjadi 37 kasus (2024). Penanganan gizi yang sistematis melalui Nutrition Care Process (NCP) sangat penting untuk mendukung pemulihan pasien.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan NCP pada pasien pneumonia di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon.
Metodologi : Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien rawat inap, Tn. B.H (82 tahun) dan Ny. V.K (41 tahun), dengan diagnosis bronkopneumonia pada April 2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, rekam medis, serta 24 jam dietary recall.
Hasil : Asesmen menunjukkan kedua pasien gizi kurang dengan IMT 12,3 kg/m2 (sangat kurus) dan 17,9 kg/m2 (kurus ringan), disertai albumin rendah dan penanda infeksi tinggi. Diagnosis gizi yang ditegakkan yaitu asupan oral inadekuat (NI-2.1), perubahan nilai laboratorium terkait gizi (NC-2.2), dan underweight (NC-3.1). Intervensi berupa diet Tinggi Kalori Tinggi Protein (TKTP) bentuk makanan lunak. Selama tiga hari pemantauan, berat badan kedua pasien stabil (weight loss prevention). Namun, asupan makanan keseluruhan masih defisit berat akibat hambatan klinis sesak napas dan batuk patologis yang menekan nafsu makan. Edukasi menggunakan media leaflet berjalan efektif meningkatkan pemahaman keluarga.
Kesimpulan : Penerapan NCP mampu menangani masalah gizi pasien pneumonia secara sistematis. Diet TKTP efektif menahan laju katabolisme jaringan tubuh, meskipun peningkatan asupan oral belum optimal dalam masa perawatan jangka pendek.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Nutrition Care Process, Pasien Pneumonia
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id
Date Deposited: 27 Jul 2026 06:12
Last Modified: 27 Jul 2026 06:12
URI: https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/358

Actions (login required)

View Item
View Item