Marasabessy, Marini (2026) Gambaran Kadar Asam Urat pada Mahasiswa Obesitas di Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Maluku. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.
COVER - Marini Marasabessy.pdf
Download (357kB)
BAB I - Marini Marasabessy.pdf
Download (203kB)
BAB II - Marini Marasabessy.pdf
Restricted to Registered users only
Download (320kB)
BAB III - Marini Marasabessy.pdf
Restricted to Registered users only
Download (285kB)
DAFTAR PUSTAKA - Marini Marasabessy.pdf
Download (197kB)
KTI MARINI MARASABESSY - Marini Marasabessy.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Obesitas merupakan kondisi penumpukan lemak berlebih yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hiperurisemia akibat gangguan metabolisme purin dan penurunan ekskresi asam urat oleh ginjal. Mahasiswa dengan obesitas memiliki risiko mengalami peningkatan kadar asam urat yang pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala klinis. Pemeriksaan kadar asam urat secara dini diperlukan untuk mengetahui adanya peningkatan kadar asam urat sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanganan sejak dini.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil kadar asam urat pada mahasiswa obesitas di Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Maluku.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 10 mahasiswa obesitas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pemeriksaan kadar asam urat dilakukan pada serum menggunakan metode enzimatik Uricase-Peroxidase (Uricase-POD) dengan alat Mindray BS-200. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 7 orang (70%) dan berusia ≥20 tahun sebanyak 9 orang (90%). Berdasarkan hasil pemeriksaan kadar asam urat, sebanyak 8 responden (80%) memiliki kadar asam urat dalam kategori normal, sedangkan 2 responden (20%) memiliki kadar asam urat di atas nilai normal. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak seluruh mahasiswa obesitas mengalami peningkatan kadar asam urat, meskipun obesitas merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hiperurisemia.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa obesitas di Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Maluku memiliki kadar asam urat dalam kategori normal, namun masih terdapat sebagian kecil responden yang mengalami peningkatan kadar asam urat sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui penerapan pola hidup sehat, pengaturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan secara
berkala.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asam urat, Mahasiswa, Obesitas, Serum, Uricase-Peroxidase. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 02:27 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 02:27 |
| URI: | https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/372 |
