Marasabessy, Nur Fahirah (2026) Gambaran Kadar Kreatinin pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Rijali Kota Ambon. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.
Cover - Nur Fahirah Marasabessy.pdf
Download (435kB)
BAB I - Nur Fahirah Marasabessy.pdf
Download (295kB)
BAB II - Nur Fahirah Marasabessy.pdf
Restricted to Registered users only
Download (331kB)
BAB III - Nur Fahirah Marasabessy.pdf
Restricted to Registered users only
Download (437kB)
Dapus - Nur Fahirah Marasabessy.pdf
Download (728kB)
KTI - Nur Fahirah Marasabessy.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit yang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal apabila tidak terkontrol dalam jangka panjang. Salah satu pemeriksaan untuk menilai fungsi ginjal adalah kadar kreatinin. Pemeriksaan kadar kreatinin berperan penting sebagai indikator fungsi filtrasi ginjal sehingga dapat membantu mendeteksi gangguan ginjal sejak dini pada penderita hipertensi. Deteksi dini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat akibat hipertensi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin pada penderita hipertensi di Puskesmas Rijali Kota Ambon.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pemeriksaan laboratorium. Sampel penelitian berjumlah 25 penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pemeriksaan kadar kreatinin dilakukan menggunakan metode Jaffe dan hasil dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Rijali Kota Ambon, sedangkan pemeriksaan sampel dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Alat Kesehatan Provinsi Maluku.
Hasil:Penelitian menunjukkan bahwa responden didominasi oleh perempuan (92%) dan kelompok usia ≥50 tahun (60%). Sebanyak 18 responden (72%) memiliki kadar kreatinin normal, sedangkan 7 responden (28%) memiliki kadar kreatinin tidak normal, yang terdiri dari 3 responden dengan kadar kreatinin meningkat dan 4 responden dengan kadar kreatinin di bawah nilai normal.
Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi di Puskesmas Rijali Kota Ambon memiliki kadar kreatinin dalam batas normal. Namun, pemeriksaan kreatinin secara berkala tetap diperlukan untuk mendeteksi dini gangguan fungsi ginjal pada penderita hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, kreatinin, fungsi ginjal, metode Jaffe |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 00:21 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 00:21 |
| URI: | https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/377 |
