Analisis Deskriptif Kadar HbA1c Berdasarkan Tingkat Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tawiri-Laha

Waimalaka, Rafika Sari (2026) Analisis Deskriptif Kadar HbA1c Berdasarkan Tingkat Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tawiri-Laha. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Maluku.

[thumbnail of Cover s.d Abstrak] Text (Cover s.d Abstrak)
Cover - Rafika Waimalaka.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I - Rafika Waimalaka.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II - Rafika Waimalaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III - Rafika Waimalaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Dapus - Rafika Waimalaka.pdf

Download (203kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
KTI - Rafika Waimalaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang. Diabetes Melitus adalah suatu kondisi kronis dengan kondisi kadar Gula Darah seseorang meningkat. Kondisi ini juga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi serius seperti gangguan pada Jantung, Pembuluh Darah, Kerusakan pada organ Ginjal, gangguan Penglihatan serta Gangguan pada sistem Saraf. Indeks Glikemik adalah angka yang menggambarkan tingginya gula darah dari jenis karbohidrat yang berada dalam suatu jenis pangan. Terapi non farmakologis yang dapat diterapkan pada pasien DM yaitu menerapkan kepatuhan pola makan atau diet DM. Kepatuhan diet yang baik dapat membantu terkontrolnya glukosa darah pasien DM Tipe 2.
Tujuan. Untuk mengetahui profil kadar HbA1c berdasarkan tingkat kepatuhan diet pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Tawiri-Laha.
Metode. Jenis penelitian ini bersifat Deskriptif yaitu untuk menggambarkan kadar HbA1c dengan kepatuhan Diet pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Tawiri-Laha.
Hasil. Hasil penelitian menunjukkan dari 20 pasien, terdapat pasien berjenis kelamin perempuan sebanyak 13 (65%), laki-laki 7 (35%), berusia ≥ 60 tahun sebanyak 15 (75%), 13 (65%) berpendidikan dasar, 17 (85%) tidak bekerja. Selain itu, terdapat 16 (80%) pasien yang patuh terhadap kepatuhan diet diantaranya 11 (55%) patuh terhadap diet namun memiliki kadar HbA1c tidak normal, 4 (20%) tidak patuh diet dan kadar HbA1c tidak normal, pasien yang patuh terhadap dietnya dan memiliki kadar HbA1c normal sebanyak 5 (25%) pasien.
Kesimpulan. Kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus Tipe 2 di wilayah kerja puskesmas tawiri-laha tergolong patuh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar HbA1c, Kepatuhan Diet
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email admin@poltekkes-maluku.ac.id
Date Deposited: 05 Aug 2026 01:13
Last Modified: 05 Aug 2026 01:13
URI: https://repository.poltekkes-maluku.ac.id/id/eprint/381

Actions (login required)

View Item
View Item